Senin - Kamis

09.00-16.30

Jumat

08.00-17.00

Sabtu - Minggu

08.00-17.00

Profil

Wisata Edukasi Jember
Mini Zoo

Beroperasi sejak tahun 2021 pada 15 Mei , Jember Mini Zoo merupakan kebun binatang mini di Kabupaten Jember. Terletak di Jalan Brawijaya, Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, jarak tempuh menuju Jember Mini Zoo sekitar 200 meter dari Jalan utama Jember-Surabaya, jika menggunakan kendaraan pribadi membutuhkan waktu kurang lebih 5 menit. Dibuka untuk segala kalangan masyarakat, setiap hari dimulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

Lokasi
Tiket

Harga Tiket Masuk Jember Mini Zoo

icon tiket
Tiket Masuk
Sepeda Air
Weekdays
Weekend

Rp 30.000

Rp 35.000

icon tiket
Tiket Masuk
Sepeda Air
Mini Train
Panahan
Weekdays
Weekend

Rp 48.000

Rp 53.000

icon tiket
Tiket Masuk
Sepeda Air
Mini Train
Panahan
Mini Waterboom
Fairy Bloom Garden
Feeding Satwa
Weekdays
Weekend

Rp 55.000

Rp 60.000

Lihat Selengkapnya
Promo

Promo Onsite Terbaru

Temukan penawaran spesial untuk kunjungan langsung ke Jember Mini Zoo.

Artikel

Berita Terkini

thumbnail artikel
Dari Wahana Temporer Jadi Permanen, Magical Light Forest Vol.02 Kembali Hadir dengan Konsep Baru di Jember

Setelah sukses menghadirkan Magical Light Forest secara temporer pada 2025 dalam rangkaian Ramadhan Night hingga libur Idul Fitri tahun 2025 lalu, Jember Mini Zoo kembali membawa pengalaman serupa dengan versi yang lebih baru dan lebih lengkap melalui Magical Light Forest Vol.02. Kali ini, Magical Light Forest tidak lagi hadir hanya sebagai wahana temporer. Melihat tingginya antusiasme pengunjung pada versi sebelumnya, Jember Mini Zoo menghadirkannya secara permanen dengan konsep, suasana, dan pengalaman visual yang berbeda. Bukan Sekadar Spot Foto, Tapi Pengalaman Imersif Magical Light Forest Vol.02 merupakan wahana indoor yang mengajak pengunjung memasuki dunia penuh cahaya, pantulan, dan ilusi visual. Konsep ini terinspirasi dari berbagai destinasi wisata serupa di dalam maupun luar negeri yang menawarkan pengalaman visual unik dan menarik perhatian pengunjung. Melalui Magical Light Forest Vol.02, Jember Mini Zoo ingin menghadirkan pengalaman tersebut lebih dekat untuk masyarakat Jember, tanpa harus bepergian jauh ke luar kota. Berbeda dengan Magical Light Forest pada 2025 yang hanya mengusung konsep hutan dengan dekorasi lampion berbentuk flora dan fauna, Magical Light Forest Vol.02 hadir dengan empat konsep berbeda yang masing-masing memiliki suasana dan karakter visual tersendiri. Jadi, siap menjelajah? 1. Magical Forest  Memasuki area pertama, pengunjung akan dibawa ke dalam suasana hutan tropis yang penuh cahaya. Efek kabut dan visual air terjun membuat area ini terasa semakin hidup dan memberikan sensasi seperti sedang berada di tengah hutan yang penuh misteri. 2. Crystal Cave  Beranjak ke area berikutnya, pengunjung akan menemukan Crystal Cave. Kilauan cahaya yang memantul dari instalasi kristal menciptakan suasana yang memukau dan tentunya menjadi salah satu spot menarik untuk mengabadikan momen. 3. Infinity Mirror Room  Infinity Mirror Room menghadirkan permainan cahaya dan pantulan melalui cermin di setiap sisi ruangan. Perpaduan cahaya dan refleksi menciptakan ilusi visual yang membuat ruang terasa seolah tidak memiliki ujung. 4. Sunflower Garden  Spot terakhir menghadirkan suasana yang lebih ceria melalui hamparan bunga matahari. Tidak hanya menjadi tempat untuk berfoto, area ini juga dilengkapi ayunan gantung yang dapat dinikmati pengunjung sambil mengabadikan momen bersama teman, keluarga, maupun pasangan. Spot foto di magical light forest Soft Opening Bersama Para Influencer Sebelum dibuka untuk umum, Jember Mini Zoo menggelar soft opening pada 7 Agustus 2026 dengan mengundang sejumlah influencer. Rangkaian kegiatan terdiri dari special speech oleh bapak Arief Febriyanto, lalu para influencer diarahkan untuk berkeliling untuk membuat konten di area spot MLF vol.02, dilanjutkan dengan sharing tanya jawab, ramah tamah, diakhir terdapat sesi catwalk dan penilaian best costume dari para influencer yang hadir. Para pemenang games dari kegiatan soft opening Kegiatan ini menjadi salah satu cara Jember Mini Zoo memperkenalkan wahana terbaru kepada masyarakat Jember dan sekitarnya. Para influencer yang mencoba Magical Light Forest Vol.02 secara langsung memberikan respons positif. Visual yang menarik di setiap titik menjadi salah satu hal yang paling mendapatkan perhatian. Tidak hanya itu, penataan ornamen yang rapi, kondisi ruangan yang dingin karena dilengkapi AC, serta aroma ruangan yang harum turut memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pengunjung. Sekarang Sudah Bisa Dikunjungi Umum! Setelah melalui soft opening, Magical Light Forest Vol.02 resmi dibuka untuk umum mulai 8 Agustus 2026. Wahana ini dapat dinikmati oleh berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Namun, bagi kamu yang gemar berswafoto dan mencari spot foto unik, Magical Light Forest Vol.02 tentunya wajib masuk ke dalam daftar kunjunganmu. Harga tiket Magical Light Forest Vol.02: ●     Tiket masuk: Rp20.000/orang ●     Face Painting: Rp10.000/orang Magical Light Forest memiliki tiket tersendiri dan belum termasuk tiket masuk Jember Mini Zoo. Menghadirkan Pengalaman Wisata yang Lebih Beragam Kehadiran Magical Light Forest Vol.02 menjadi bagian dari komitmen Jember Mini Zoo untuk terus berinovasi dan memperluas pengalaman wisata yang ditawarkan. Sebagai destinasi yang selama ini dikenal dengan wisata edukasi fauna, Jember Mini Zoo ingin menghadirkan pilihan rekreasi yang dapat menjangkau lebih banyak kalangan, termasuk anak muda dan pengunjung dewasa. Ke depannya, Jember Mini Zoo akan terus mengembangkan berbagai area dan menghadirkan wahana baru yang mengikuti perkembangan zaman. Pengembangan tersebut tidak hanya berfokus pada area zoo, tetapi juga wahana yang menyasar segmen pengunjung dewasa. Harapannya, Jember Mini Zoo dapat semakin dikenal oleh masyarakat luas dan menjadi salah satu destinasi wisata pilihan di Jember yang dapat dinikmati semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

thumbnail artikel
Ada Penghuni Baru! Jember Mini Zoo Kini Punya Orangutan Kalimantan

Jember Mini Zoo kembali menambah koleksi satwa dilindungi dengan menghadirkan seekor orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) bernama Joni, seekor orangutan jantan berusia sekitar 18–20 tahun. Kehadiran satwa primata besar ini menjadi langkah strategis Jember Mini Zoo dalam memperkuat fungsi sebagai lembaga konservasi sekaligus meningkatkan kualitas edukasi bagi masyarakat. Sebagai lembaga konservasi, Jember Mini Zoo memiliki kewajiban menghadirkan koleksi satwa yang didominasi oleh satwa dilindungi. Kehadiran orangutan dipilih untuk melengkapi koleksi satwa konservasi sekaligus menjadi primata besar pertama yang dimiliki Jember Mini Zoo. Adaptasi dan Perawatan Intensif Saat pertama kali tiba di Jember Mini Zoo, kondisi Joni mengalami obesitas dengan kelebihan berat badan sekitar 15 kilogram. Tim keeper, kurator, dan medis segera menyusun program diet seimbang agar berat badan Joni kembali ideal, yakni berada pada kisaran 80–90 kilogram sesuai usia dan posturnya. Selama masa adaptasi, Joni mulai menyesuaikan diri dengan pola perawatan yang baru, mulai dari pola makan, aktivitas harian, hingga lingkungan kandang yang lebih mendukung perilaku alaminya. "Joni memiliki kebiasaan tidur yang cukup lama di tempat asalnya. Saat ini kami melatihnya untuk lebih aktif bergerak, memanjat pohon, bergelantungan, dan mencari makanan seperti perilaku alami orangutan di habitatnya." ujar tim perawat satwa. Untuk menunjang kesejahteraan satwa, Jember Mini Zoo telah menyiapkan tiga ruang holding, area exhibit yang mampu menampung hingga tiga ekor orangutan, serta berbagai fasilitas yang menyerupai habitat alami seperti pohon, tali bergelantungan, kolam, dan berbagai media enrichment. Setiap hari, Joni mendapatkan menu makanan bergizi yang terdiri dari buah-buahan, sayuran, dan telur sebanyak tiga kali sehari. Buah naga dan sawi putih menjadi beberapa makanan favoritnya. Primata Cerdas yang Perlu Dilestarikan Orangutan dikenal sebagai salah satu primata paling cerdas di dunia. Tingkat kecerdasannya bahkan sering disandingkan dengan anak manusia usia sekitar 10 tahun. Orangutan mampu meniru berbagai gerakan motorik manusia, memiliki masa kehamilan yang mirip dengan manusia, dan rentan terhadap beberapa jenis penyakit yang juga menyerang manusia. Selain menjadi sarana edukasi, kehadiran orangutan di Jember Mini Zoo diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian satwa liar Indonesia. Saat ini, populasi orangutan di alam liar terus mengalami penurunan. Orangutan Kalimantan diperkirakan hanya tersisa sekitar 70.000 individu, orangutan Sumatra sekitar 12.000 individu, sementara orangutan Tapanuli yang merupakan spesies paling langka jumlahnya kurang dari 800 individu. Ancaman terbesar terhadap kelangsungan hidup orangutan berasal dari hilangnya habitat akibat deforestasi, alih fungsi hutan menjadi perkebunan dan permukiman, serta perburuan dan perdagangan satwa ilegal. Orangutan di Jember Mini Zoo Komitmen Konservasi Jangka Panjang Jember Mini Zoo juga menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya konservasi orangutan secara berkelanjutan. Salah satu target yang sedang diupayakan adalah menghadirkan orangutan betina sebagai pasangan Joni sehingga dapat mendukung program pengembangbiakan (breeding) di bawah pengawasan lembaga konservasi. Keberhasilan reproduksi satwa dilindungi menjadi salah satu indikator keberhasilan program konservasi ex-situ yang dijalankan oleh lembaga konservasi. Ke depan, Jember Mini Zoo juga berencana menghadirkan program edukasi khusus seperti keeper talk orangutan, sehingga pengunjung dapat mengenal lebih dekat perilaku, karakteristik, dan upaya konservasi satwa tersebut secara langsung dari para keeper. Imbauan bagi Pengunjung Jember Mini Zoo mengajak seluruh pengunjung untuk turut menjaga kesejahteraan orangutan selama berada di area konservasi dengan mematuhi seluruh peraturan yang berlaku. Pengunjung diperbolehkan mengambil foto dan video, namun tidak diperkenankan melewati pagar pembatas, melempar benda apa pun ke dalam exhibit, memberikan makanan kepada satwa, maupun membuat kegaduhan yang dapat mengganggu kenyamanan orangutan. Pemberian makanan dari luar sangat tidak dianjurkan karena dapat mengganggu pola nutrisi yang telah diatur oleh tim perawat satwa dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Melalui kehadiran Joni, Jember Mini Zoo berharap masyarakat tidak hanya datang untuk berwisata, tetapi juga memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya menjaga satwa liar Indonesia dan habitat alaminya agar tetap lestari bagi generasi mendatang.

thumbnail artikel
Puteri Indonesia 2026 Hadir di Jember Mini Zoo, Bawa Pesan Cinta Satwa dan Lingkungan

Jember Mini Zoo mendapat kehormatan menerima kunjungan Puteri Indonesia 2026 pada hari Sabtu, 25 Juli 2026 dalam rangkaian kunjungan mereka ke Kabupaten Jember untuk menghadiri Jember Fashion Carnival (JFC) 2026. Kunjungan ini menjadi momen istimewa bagi Jember Mini Zoo karena untuk pertama kalinya jajaran Puteri Indonesia hadir dan berinteraksi langsung dengan satwa serta mengikuti kegiatan edukasi dan pelestarian lingkungan di kawasan wisata edukasi satwa tersebut. Adapun Puteri Indonesia 2026 yang hadir dalam kunjungan ke Jember Mini Zoo terdiri dari Gisela Puteri Indonesia Pendidikan 2026, Glorya Puteri Indonesia Teknologi & Inovasi 2026, Athalla Puteri Indonesia Inteligensia 2026, Fahira Puteri Indonesia 2026, Alliyah Puteri Indonesia 2026, serta Rayya Puteri Indonesia Jawa Timur 2026. Di tengah padatnya rangkaian agenda Puteri Indonesia selama berada di Jember, keenam Puteri Indonesia 2026 menyempatkan diri untuk mengunjungi Jember Mini Zoo. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Arief Febriyanto selaku General Manager Jember Mini Zoo, sebelum kemudian mengikuti rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan. Kegiatan diawali dengan berkeliling kawasan Jember Mini Zoo untuk mengenal lebih dekat berbagai satwa yang ada. Dalam kesempatan tersebut, para Puteri Indonesia juga mendapatkan edukasi mengenai satwa yang disampaikan oleh dokter hewan Jember Mini Zoo. Tidak hanya melihat satwa dari dekat, mereka juga mendapatkan pengalaman secara langsung untuk memberi makan satwa mulai dari Singa, Harimau, Meerkat, Otter, Rusa dan Domba. Meskipun harus berkeliling di bawah hangatnya sinar matahari pagi, antusiasme para Puteri Indonesia tetap terlihat sepanjang kegiatan. Mereka tampak excited saat berinteraksi dan mengamati berbagai satwa yang menjadi bagian dari koleksi Jember Mini Zoo. Berbagai momen selama kunjungan pun diabadikan oleh masing-masing Puteri Indonesia sebagai kenangan dari perjalanan mereka di Jember. Puteri Indonesia di Jember Mini Zoo Setelah kegiatan edukasi satwa, rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan aktivitas yang membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan. Para Puteri Indonesia 2026 diajak menuju area lahan hijau Jember Mini Zoo untuk mengikuti kegiatan penanaman bibit pohon. Dalam kegiatan tersebut, masing-masing Puteri Indonesia menanam bibit pohon di dalam pot. Mereka juga menuliskan harapan dan doa pada papan yang kemudian ditempatkan di dekat pohon yang telah ditanam. Setiap papan turut dilengkapi dengan identitas dan tanda tangan masing-masing Puteri Indonesia sebagai simbol bahwa kunjungan mereka tidak hanya meninggalkan kenangan, tetapi juga sebuah pesan dan harapan untuk lingkungan di masa mendatang. Puteri Indonesia  menanam bibit pohon dan menulis di papan harapan Kegiatan penanaman pohon tersebut menjadi salah satu momen yang berkesan selama kunjungan. Para Puteri Indonesia menunjukkan antusiasme dalam mengikuti setiap proses penanaman sekaligus menyampaikan harapan agar kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang. Bagi Jember Mini Zoo, kunjungan ini menjadi pengalaman yang sangat berarti. Kehadiran Puteri Indonesia 2026 tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap destinasi wisata edukasi di Kabupaten Jember, tetapi juga menjadi momentum untuk bersama-sama menyuarakan pentingnya edukasi satwa dan kepedulian terhadap lingkungan. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Jember Mini Zoo memberikan jamuan berupa hidangan khas Jawa Timur kepada para Puteri Indonesia. Suasana hangat dan penuh kebersamaan menjadi penutup dari kunjungan mereka sebelum melanjutkan rangkaian agenda lainnya selama berada di Kabupaten Jember. Puteri Indonesia di Jember Mini Zoo Kunjungan Puteri Indonesia 2026 diharapkan menjadi awal dari terjalinnya kolaborasi dan hubungan baik antara Jember Mini Zoo dengan berbagai pihak, khususnya dalam menghadirkan kegiatan yang menggabungkan wisata, edukasi satwa, serta kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kunjungan ini, Jember Mini Zoo kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga menjadi ruang edukasi yang mengajak masyarakat untuk semakin mengenal, menyayangi, dan turut menjaga satwa serta lingkungan di sekitarnya.

Satwa - Satwa

Berbagai Jenis Satwa

Wahana

Wahana Menyenangkan untuk Keluarga

Paket Kegiatan

Bermain dan Belajar di Jember Mini Zoo

Eduwisata dan Profesi Cilik

Gathering

Meeting

Pesta Ulang Tahun

Galeri

Sorotan Jejak Kegiatan